Pengenalan Geografi Dan Alam Sekitar
Judul : GEOGRAFI
Pelajaran Geografi untuk SMA/MA Kelas X
Pengarang : Yoga Aribowo
Kota dan nama penerbit : Jakarta, Ganeca exact
Tahun dan Edisi terbit : Juni 2007/Pertama
Tebal buku : 0,7 cm
Jumlah halaman : VI + 178 Halaman
Ukuran : 17,6 cm x 25,0 cm
Harga : Rp 29.000,-
Kepengarangan …….
Yoga Aribowo, beliau dilahirkan di Wonosobo ,Jawa tengah pada tanggal 17 Juni 1979. Beliau menyelesaikan pendidikan S-1 di teknik Geologi Universitas Gajah Mada (UGM) setelah itu beliau melanjutkan kuliah S-2 bidang keahlian Geothermal di ITB jurusan Sedimentologi. Saat ini beliau mengajar di program studi Geologi di Universitas Diponegoro . Selain mengajar beliau juga menulis beberapa jurnal ilmiah seperti :
1. Analisis pengendapan batu pasir formasi talangakare cekungan Jawa barat utara (2008)
2. Studi sistem panas bumi ungaran Jawa tengah (2009)
3. Studi diagenesa batu gamping formasi raja mandala Jawa barat (2010)
Hingga saat ini, beliau adalah salah satu anggota organisasi Professional Indonesia, seperti Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI).
Geografi : Istilah geografi mulai di perkenalkan oleh Eratothenes (276-198 SM). Menurut Eratothenes geografi berasal dari kata geographica yang berarti penggambaran bumi. Seperti yang telah kita ketahui bumi terbentuk bersamaan terbentuknya tata surya pada 4,6 miliar tahun lalu awan debu yang disebut nebula mengalami perputaran perlahan yang pada akhirnya membentuk matahari beserta pengiringnya termasuk planet bumi. Pembentukan bumi pun tidak terhenti di situ saja, bumi terus mengalami perubahan pada berbagai zaman setidaknya hingga sekarang bumi telah mengalami delapan fase zaman pembentukan. Dari zaman kenozoikum hingga zaman tersier.
Pada permukaan bumi terdapat berbagai penopang kehidupan yang membuat bumi sebagai planet kehidupan. Penopang kehidupan itu antara lain :
1. Tanah, merupakan bagian dari Regolith yang mampu membantu tanaman berakar untuk tumbuh. Tanah tersusun oleh empat bahan utama, yaitu mineral bahan organik air dan udara. Ph rata-rata tanah adalah 2,5-7,0, di bawah atau di atas ph tersebut tidak akan dapat membuat tanaman tumbuh dan berkembang dengan baik. Ilmu tentang tanah disebut pedologi, dan ilmu tentang proses pembentukan tanah di sebut pedogenesa.
2. Atmosfer, merupakan lapisan udara yang menyelimuti planet. Pada atmosfer inilah tempat terjadinya berbagai macam peristiwa udara seperti petir,hujan,badai,tornado dan sebagainya. dan karena adanya atmosfer inilah makhluk hidup bernafas. Pada atmosfer bumi penyusun utamanya adalah Nitrogen 76% Oksigen 21% Argon 0,9% Co2 dan udara yang lainnya. Atmosfer bumi terbagi atas 5 lapisan dan 80% massa udara berada di lapisan pertama (Troposfer) di lapisan itu pulalah siklus cuaca berkembang.
3. Yang ke3 adalah Air, air di bumi adalah yang paling melimpah karena ¾ luas bumi adalah air. Air di bumi memiliki 3 variasi bentuk yaitu berupa cair, uap dan es. Pergerakan dan perubahan bentuk air selalu berputar dan berulang yang disebut siklus hidrologi. Di bumi terdapat 3 siklus hidrologi, yaitu siklus pendek, siklus sedang dan siklus panjang. Air di bumi pun terbagi menjadi 2 yaitu air asin dan air tawar, air asin berada di lautan dan samudra sedangkan air tawar berada di daratan seperti danau,sungai dan sebaginya. Meskipun yang dipelajari sama-sama air, tetapi cara pembelajarannya berbeda. Ilmu yang mempelajari lautan disebut oseanografi, ilmu yang mempelajari air di darat disebut hidrologi dan ilmu yang mempelajari air di udara disebut meteorologi.
4. Selain itu masih ada mineral dan bahan organik yang mampu menopang semua kehidupan di bumi sehingga kehidupan di bumi tetap berlangsung.
Keempat penopang kehidupan bumi itulah yang akan dibahas dalam buku seri pendidikan geografi ini.
Buku pendidikan geografi ini merupakan buku khusus untuk SMA/MA yang fokus membahas tentang ilmu kebumian serta proses pembentukannya. Buku terbitan Ganeca exact ini mengulas tentang banyak hal seperti prinsip geografi dan penunjang-penunjang nya,bumi dan tata surya,pedologi, hidrologi dan sebaginya yang dibahas dalam 7 Bab. Buku karangan Yoga Aribowo, seorang alumni ITB ini, mencoba memberi manfaat yang lebih dalam mempelajari geografi dalam pola pembahasan yang akurat serta mudah di terima oleh khalayak luas. Buku ini sangat layak di gunakan sebagai bahan ajar di sekolah-sekolah menengah atas. Karena mengandung isi yang sesuai dengan kurikulum pendidikan tingkat lanjutan atas.
Fitur yang mungkin tidak semua buku memilikinya yakni diberikannya Tutorial cara menggunakan buku ini di halaman awal (VI). Selain itu, pada bab awal para pembaca sudah disuguhi dengan gambar yang berisi tentang pembahasan secara visual terhadap materi yang sedang dipelajari untuk mempermudah pemahaman pembaca. Di buku ini juga terdapat peta konsep yang sangat berguna untuk mengetahui topik pembahasan pada suatu bab. Fitur lainnya yang berguna yaitu,terdapat Pengetahuan Tambahan yang berisi mengenai penjelasan singkat tenteng materi yang sedang di bahas.
Dan di akhir bab masih terdapat segmen Tugas Kelompok Bersama, yang berisi tentang ulasan peristiwa yang sudah atau yang sedang terjadi. Namun, terdapat beberapa paragraf yang tidak sinkron dengan pembahasan awal seperti pada Bab II halaman 21-22, pada pembahasan bab II ,di halaman 21 dijelaskan mengenai suatu proses pembentukan tata surya. Namun belum selesai pokok pembahasan di halaman 21, pembahasan sudah berubah pada topik lain pada halaman 22. Akan tetapi kekurangan tersebut masih dapat di perbarui oleh para penulis, melihat kelebihan-kelebihan yang ada, kekurangan tersebut adalah hal yang lumrah/wajar. Susunan yang lengkap, pembahasan yang rinci serta diliputi dengan gambar visual sebagai bahan penjelas pada buku ini sudah dapat dipertanggung jawabkan. Buku seri belajar yang tepat sebagai penunjang belajar siswa ini, sangat efektif untuk bahan ajar pada setiap lembaga pendidikan lanjutan tingkat atas (SMA/MA). Oleh karena itu menyia-siakan hal baik pada buku ini adalah sama dengan menyia-siakan ilmu yang harus dipetik secara instan oleh pembaca.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tulislah pesan yang beretika dan tanpa sara
#terima kasih